Jakarta, kota wisata sekali lalu kota bisnis dan saja sekaligus ibukota Republik Nusantara. Di sinilah ratusan seperseribu orang dari berbagai kawasan di seluruh Indonesia visibel untuk mengadu nasib. Bukan jarang turis-turis dari negara luar, khususnya Eropa merasa betah tinggal di Jakarta.

Harganya cukup terjangkau karena tiada yang bertambah dari Rp40. 000. Bukan mengherankan apabila review pada Traveloka Eats cukup eksplisit. Tidak ingin menyantap persembahan berat saat malam perian?

Kalau di Surabaya ada tempat makan es krim legendaris yang namanya Es Krim Zangrandi, dalam Jakarta ada kedai es krim yang tak rontok melegendanya, yaitu Ragusa. Telah berdiri sejak tahun 1932, Ragusa kini juga jadi tujuan wisata bagi turis-turis lokal dan mancanegara dengan sedang berkunjung untuk mereguk kuliner Jakarta. Es krimnya tetap menggunakan resep terlambat, namun rasanya tidak rontok dengan es krim selaku modern, lho!

Anda bisa mengunjungi Roti Bakar Kemang di Urut-urutan Kemang Raya No 69E atau Jalan Bendungan Ambang Raya No 80. Serasi namanya, Roti Bakar Pejajaran memiliki spesialisasi di menu roti bakar dengan berjenis-jenis topping sedari nanas, caramel, blueberry, susu kental menawan, hingga aneka es krim. Kedai ini buka dibanding jam 16. 00 WIB hari sampai tengah silam.

kuliner jakarta

Bagi penduduk Jakarta otonom, kemacetan adalah hal dengan paling dibenci dari metropolis yang luasnya hampir menyerupai Singapura tersebut. Tapi untuk para ekspatriat, justru kemacetan Jakarta yang paling dirindu karena di negara itu, kehidupan hanya berlangsung datang jam lima sore. Bandingkan dengan Jakarta yang beker 12 malam pun sedang banyak yang menunggu muatan umum.

Sajian sop buntutnya sungguh enak, nendang banget di lidah. Menu makananya ada sop perbawa kuah, sop buntut goreng, sop buntut bakar, sop iga, sop konro, gudeg, bebek goreng, ayam goreng, dan lainnya. Untuk pangkat sop buntut lumayan tinggi, sekitar 46 ribu yen per porsi.